SALAM PRAMUKA!!! PRAMUKA PRIBADI BANGSAKU... SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN

Minggu, 07 April 2013

RIWAYAT HIDUP BADEN POWELL



RIWAYAT HIDUP LORD BADEN POWELL

      Berbicara mengenai Gerakan Pramuka, maka tidak terlepas dari pendiri gerakan kepanduan dunia yaitu Lord Baden Powell, beliau dilahirkan di Londin Inggris pada tanggal 22 Februari 1857, nama lengkapnya adalah Robert Stephenson Smyth Baden Powell. Ayah dari Baden Powell adalah Prof Domine Baden Powell seorang guru besar geometri di Universitas Oxford Inggris. Sedangkan Ibunya bernama Henrietta Grace Smyth, seorang puteri dari admiral kerajaan Inggris yang terkenal yaitu Willian T.Smyth.
      Dimasa mudanya  ia adalah anak yang cerdas, kreatif, berbudi luhur. Pada usia 3 tahun Baden Powell telah menjadi anak yatim. Saat sekolah karena kecerdasannya ia mendapat beasiswa dari sekolah. Ia juga aktif mengikuti kegiatan teater, melukis, menembak, marching band, serta olah raga.
      Baden Powell akhirnya bergabung dengan dinas kemeliteran, kemudian setelah lulus dari akademi militer Baden Powel ditempatkan di India dengan pangkat pembantu letnan. Pengalaman inilah yang nantinya akan banyak mempengaruhi perkembangan berdirinya gerakan kepanduan di Inggris. Akhirnya Baden Powell bertugas di Mafeking sebuah kota di pedalaman Afrika Selatan. Kota inilah yang membuat nama Baden Powell terkenal dan dianggap pahlawan bagi bangsanya karena jasa-jasanya memimpin pertahanan di kota Mafeking terhadap pengepungan bangsa Bper selama 217 hari (dari tanggal 13 Oktober 1899-18 Mei 1900), karena jasanya ia diangkat menjadi Mayor Jendral. Di kota inilah Baden Powell sempat dijuluki oleh suku-suku primitif seperti suku Zulu, Ashanti atau Metabele sebagai IMPEEZA yang artinya srigala yang tidak pernah tidur, hal ini disebabkan karena kewaspadaan, kecekatan, dan keberanian Baden Powell.
      Pada tahun 1908 Baden Powell menulis buku Scouting For Boys, sebuah karya yang spektakuler. Buku inilah yang mengakibatkan perkembangan pramuka menjadi besar. Buku ini menyebar ke seluruh daratan Eropa.
Setelah berkeliling dunia termasuk Jakarta pada tanggal 3 Desember 1934, sepulangnya meninjau Jambore di Australia Baden Powell beserta istrinya Lady Baden Powell menghabiskan masa-masa akhirnya tinggal di Inggris dan akhirnya beliau meninggal dunia tanggal 8 Januari 1941.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar